One Illution


Sore ini,motorku mogok.
Setelah les di Ganesha Operation Jalan Kertanegara, akhirnya aku putuskan tuk memarkir motor yang mogok itu di stasiun Malang.. (25 meter dari tempat les).


Nah,,sembari menunggu datangnya bantuan (mama udah aku telpon), aku masuk ke peron stasiun sambil baca Harry Potter ke-6 untuk ketiga kalinya dalam hidupku.

Jam 17.25 kereta api ekonomi Penataran dari Surabaya tiba di jalur satu.
Tapi sebelum deru kereta mengusik pikiranku,,seorang anak kecil, sekitar umur 7 tahun menghampiriku! Bajunya lusuh, kumal, beberapa bagian ada yang robek. Celana pendek hijau pudar yang ia kenakan juga dekil banget, kentara kalo gak pernah dicuci.

“Mas….njaluk duwik’e.. (minta uangnya)…”, sahutnya memelas
Nah,setelah kasih dikit sisa uang jajan (ini bukan bermaksud riak,sumpah!) aku sempet tanya-tanya dikit ke adik kecil itu.

“Rumah’e dimana dek?!”
“Kesini sama sapa?”
“Ibunya dimana?”
“Kesini naek apa?”
“Naek sepur”, jawabnya polos
“Ibu bapak kerja apa?”
“Bapak narik becak,ibu minta-minta (pengemis)”
“Oh….”, jawabku, terus adek itu nglanjutin lagi, “Tapi bapak gak mau bayar kontrakan rumah, jadi dia kabur waktu ditagih, terus ibu lagi pusing, jadi saya sama adik harus mencari cara biar dapet duit, untuk bantu ibu bayar kontrakan…”, ia begitu polos dan tanpa dosa mengatakannya!!

DEGG!!!
Waduh,,jantungku serasa ditikam dengan sesuatu yang berat dan perih!!
Sumpah,begitu banyak anak jalanan, yang selama ini berinteraksi dengan aku,(lewat DPA), tapi mereka gak sekecil adek ini, dan feelnya juga beda banget, entah, untuk pertama kalinya, aku bener-bener ngerasakan “penderitaan” adek itu…
Aku langsung teringat lagunya Iwan Fals : “anak sekecil itu berkelahi dengan waktu….”

Aku langsung bersyukur sama Tuhan… (ngelihat kondisi aku saat ini)
Aku ngerti, adek itu gak pernah berharap terlahir dari rahim seorang pengemis dan bapak seorang tukang becak yang kabur waktu ditagih kontrakan rumah….

Oh Tuhan…
Inikah dunia yang sesungguhnya???!

About Hadiansyah

Seorang anak manusia yang terlahir di bumi arema. Menyukai banyak hal, tantangan dan pecinta kereta api. Kiprahnya di dunia anak-bertekad memperjuangkan hak dan eksistensi anak-tak luput dari teater yang bisa membesarkan namanya. Suka berpetualang-tentunya naik kereta api-membuat bocah berhobi traveling ini bisa membuka mata dan menikmati indahnya dunia. Aktif di dunia jurnalis, sosial dan organisasi lainnya. Kelak ia ingin menjadi insan yang berguna bagi bangsa dan dunia...

Posted on April 12, 2009, in My Life. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Putu Wijaya

Bertolak Dari Yang Ada

Website Dewan Perwakilan Anak Kota Malang

"Because We Care of the Child"

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

ISA Study Abroad Student Blog

The World Awaits...Discover It.

MP3.com

Free music downloads, radio, lyrics, songs, and playlists

Hadiansyah Aktsar Official Site

More than just a blog : a pen, diary and imagination ~

%d bloggers like this: