Fly to Jakarta : IFCW WorldForum Day 1


21 Okt 20009

My Home, Malang, 05.43
IMGP4002
Satu bulan yang lalu, kutandai tanggal 21 Oktober 2009 sebagai tanggal yang aku idam-idamkan, karena pada hari itu, International Forum on Child Welfare (IFCW) 2009 diadakan di Jakarta, sampai tanggal 24 Oktober 2009. Awalnya, aku sama riyan semangat banget buat ikutan tuh forum, karena setelah merasakan indahnya enviroment forum internasional di Bali beberapa waktu lalu, aku bener-bener ketagihan untuk terlibat lebih jauh dalam dunia sosial, (salah satunya yaitu dengan terlibat dalam beberapa forum tingkat internasional).

Masih inget banget di benakku, waktu aku sama riyan iseng-iseng estimasi itung-itung berapa duit yang harus kami punya buat pergi ke Jakarta, kalo misalnya gak akan ada sponsor yang mau ngasih dana. Masih inget banget waktu sore-sore di lorong ruang guru, dengan memanfaatkan hotspot sekolah, aku sama riyan mendaftarkan nama kami berdua sebagai calon peserta IFCW 2009 sekalian hunting harga tiket pesawat yang paling murah. (waktu itu kami dapet Air Asia, SBY-JKT cuman sejuta dua orang). However, seiring berjalannnya waktu dan seiiring bergilirnya kesibukan-kesibukan kami, dengan hati yang berat, aku dan riyan harus menerima kenyataan, bahwa kami nggak akan pernah ikut forum IFCW di Jakarta. Nggak akan. Alasannya ?

1.Kami gak dapet sponsor alias gak ada duit buat bayar transport, akomodasi plus biaya registrasi kongres (300 US$)
2.Mulai tanggal 19-24 Oktober ada UTS di sekolah, alhasil, sekolah kudu nomor satu.

Namun, dunia ini begitu cepat berubah. Bahkan ketika kau belum menyadarinya. Suatu hari, mungkin kita berpikir mustahil untuk mewujudkan sesuatu, tapi keesokan harinya bisa saja kenyataan berkata lain, bahkan sebelum pikiran kita terlepas dari kemustahilan itu.

Itulah hal yang aku alami saat ini, ketika aku membawa koper (baru) biru muda ukuran sedang, menuju ke dalam mobil Kijang LGX sebagai shuttle yang akan membawaku ke Bandara Juanda pagi ini. Ke Jakarta. Yah. Semua ini emang jauh diluar rencana. Unpredictable. Unbeleivable. (Kisah lengkap kenapa aku bisa ke Jakarta, ada di blog-ku tanggal 19 Oktober). Dan well, Meski beberapa hari yang lalu aku harus menerima kenyataan pahit akan pupusnya harapanku tuk mengahadiri IFCW 2009, tapi ternyata kenyataannya, pagi ini aku akan menjawab semua penantian itu. Kenyatannya, pagi ini aku akan memenuhi impianku akan tanggal 21-24 Oktober yang udah aku tandai di kalenderku sebagai hari yang spesial. Kenyatannya, pagi ini juga aku akan terbang ke Jakarta untuk menghadiri IFCW 2009, bahkan bersama sahabatku, Riyan Wahyu Utomo yang ternyata juga dapet kesempatan yang sama buat menghadiri forum itu. Bahkan, kami akan terbang ke Jakarta bersama Pesawat Garuda Indonesia yang selama ini aku idam-idamkan….

juanda
Juanda International Airport, 08.15
Huahh… akhirnya. Sampai juga! Setelah bayar 120 ribu buat dua orang, kami turun dari mobil Kijang LGX yang kali ini client kami adalah Silver-Airport Shuttle. Hahhaa.. jujur, rencana awal sih aku pengen naek Kereta Malang Ekspress yang berangkat dari Malang jam 05.10, trus naek taksi dari Stasiun Wonokromo. Tapi setelah dipikir-pikir, aku and riyan pilih ambil yang praktis aja, yaitu pake shuttle ke bandara. Lebih efisien dan cepat, plus praktis.
Pesawat kami, adalah Garuda Indonesia (GA 321) yang berangkatnya masih lama, jam 10.00. Akhirnya sambil nunggu counter check-in buka, aku duduk-duduk bentar di International Departure Bandara Juanda. (Maklum, di Juanda, maskapai Garuda emang pake terminal internasional).

Sumpah. Bahkan ketika aku udah check-in dan menuju waiting room, aku masih agak belum percaya bahwa aku bakal ke Jakarta. Hahaha.. Semua ini begitu cepat berlalu. Aku harus mengorbankan semuanya. Memang, hidup ini penuh dengan pilihan dan konsekuensi. Ketika aku harus memenuhi panggilan buat konferensi di Jakarta, aku emang udah mikir-mikir, musti ninggalkan UTS dengan 7 mata pelajaran! Dan aku ma riyan harus UTS susulan. Okelah. I’ll take it!

Akhirnya, panggilan buat penumpang GA 321 tujuan JKT, aku ma riyan langsung ke belalai pesawat dan segera menuju ke seat kami. Hmm… Well, aku udah lama banget menantikan semua ini. Garuda Indonesia. Interiornya gak jauh beda sama mandala, tapi pastinya sedikit lebih bagus. Alhamdulilah, kami dapet pesawat jenis Boeng 737-400 yang baru (jenis sayapnya bagus, ada ujung lancipnya).

Kami pun mengudara dengan tinggi jelajah 33000 kaki dari atas permukaan laut, menikmati gumpalan awan dan terik sinar mentari dengan suguhan pemandangan Jembatan Suramadu, lengkap dengan hijaunya Pulau Madura di kejauhan. Sungguh elok Indonesiaku. Hingga akhirnya seorang pramugari menawarkan minuman dan memberikan snack. Aku pilih fresh milk, terus baca inflight magazine and menikmati tayangan dari TV LCD hingga terlelap.

IMGP3514Soekarno Hatta International Airport, 11.20
”Para penumpang yang kami hormati, kita telah tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta. Tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Surabaya. Saat ini waktu menunjukkan pukul 11.22 menit dan para penumpang dimohon untuk tetap berada di tempat duduk anda hingga pesawat benar-benar berhenti. Terima kasih telah terbang bersama Garuda Indonesia…”

Well. Sampai juga di tujuan. Meski satu hal yang aku benci kalo naek pesawat : GANGGUAN PENDENGARAN, kambuh lagi! Telingaku sakit banget. Terakhir aku kena gejala kayak gini waktu naik Batavia Air dari JKT ke SBY. Akhirnya kami menuju tempat yang gak asing buat aku, Bandara Soekarno Hatta. Rasanya,, baru kemarin aku menginjakkan kaki disini. Dan kini, semuanya semakin dekat. Aku mengemban tugas dan amanah yang berat untuk kesejahteraan anak-anak negeri. Untuk sebuah Konferensi Internasional, IFCW World Forum 2009!

Setelah sempet ketemu rombongan artis di bandara, yakni Ivan Gunawan, Dave Hendrik, dkk, aku sama riyan anek Bus Bandara tujuan Gambir. Kami turun di depan Hotel Millenium, Tanah Abang. Hotel itulah yang akan menjadi sebuah kenangan indah buat kami nantinya..

IMGP3543
Millenium Hotel, Jakarta, 12.46
Kami menunggu di loby sampai waktu menunjukkan pukul 14.00. Aku telpon mbak maya, dan setelah meninggalkan koper di loby, aku and riyan ke lantai 3. Akhirnya, ketemu juga sama sosok mbak maya, yang berjasa memberikan transport dan persiapan kedatanganku di Jakarta. Setelah registrasi, kami harus nunggu sampai jam 15.30 buat check-in. Karena nunggu lama banget dengan kondisi perut keroncongan, akhirnya aku and riyan memutuskan untuk keluar hotel, beli Soto kaki lima di depan Millenium. Waktu balik ke Hotel, sempet juga ketemu Ade, Pemimpin Muda Indonesia 2009 yang pernah ketemu waktu Kongres ICAAP di Bali.

Nah, akhirnya aku dapet kamar di Lantai 11. Kamar kami, 1109. Meski kapasitas kamarnya buat 2 orang, tapi panitia ngasih kamar itu buat aku, riyan ama mas antok, dari Forum Anak Surabaya. Jadi, kami bertiga memasuki kamar kami dan menikmati pesona Jakarta dari lantai 11 Hotel Millenium. Kamarnya lumayan. Sekelas deluxe, mungkin. Dua bed. Bathtub. (Nih penting banget, soalnya kalo nggak bathtub, program buat berendam air panas bisa gagal total! Haha…) Dan dengan terpaksa, aku bakalan tidur satu bed sama riyan selama beberapa malam kedepan. Hahaaa.. It’s oke.

Aku sempet istirahat bentar sambil menikmati HBO Channel, terus mandi air panas. Tepat jam 18.30, kami bertiga ninggalin kamar buat ke loby. Gak tau mau ada acara apa. Ternyata, kami, para peserta Youth Forum (sekitar 30 anak dari seluruh Indonesia) dipanggilin Taksi buat makan malam di Sate Senayan. Hmm.. Aku pesen Jus Semangka. Lumayan, meski kurang manis. Hidangan yang disajikan, selain Sate Ayam lezat adalah cah kangkung, ikan gurami, ada juga sambel pencit dan laen-laen. Terus pas lagi enak-enak menyantap makanan, aku kaget banget waktu ketemu sama Kak Rara, temen aku waktu Lokakarya PTPPO di Bogor setahun silam.
DSC01023
“Wah,… apa kabar lu??”
“hahaha….”
“Ternyata kita ketemu lagi..!”
”Kenalin nih.. temenku, riyan. Dari malang juga”
Akhirnya, makan malam kali itu begitu indah dengan canda tawa dan perkenalan dari tiap para peserta youth forum. Ada yang dari Bangka Belitung, Denpasar, Balikpapan, Samarinda, Flores juga ada. Dan sayangnya, aku belum menemukan sosok Youth yang berasal dari negara lain. Padahal khan nih forum internasional. Yah.. maybe tomorrow lah..

Kami kembali ke Hotel, naek Taksi lagi. Aku udah ngantuk berat ketika jam tanganku menunjukkan pukul 21.56. Tapi kami harus briefing sebentar di Singaraja Room. 2nd Floor. Disana, ada pembagian kelompok, buat Youth Forum tiga hari kedepan. Kami akan berdiskusi, membahas petition dan rekomendasi yang akan dibacakan di Akhir Penutupan IFCW World Forum tanggal 24 ntar.

Dan akhirnya, ketika mata ini sudah tak bisa diajak kompromi, kamar 1109 telah menjadi teman yang sangat baik untuk melepas penat dan lelah…

About Hadiansyah

Seorang anak manusia yang terlahir di bumi arema. Menyukai banyak hal, tantangan dan pecinta kereta api. Kiprahnya di dunia anak-bertekad memperjuangkan hak dan eksistensi anak-tak luput dari teater yang bisa membesarkan namanya. Suka berpetualang-tentunya naik kereta api-membuat bocah berhobi traveling ini bisa membuka mata dan menikmati indahnya dunia. Aktif di dunia jurnalis, sosial dan organisasi lainnya. Kelak ia ingin menjadi insan yang berguna bagi bangsa dan dunia...

Posted on October 21, 2009, in My Life. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Putu Wijaya

Bertolak Dari Yang Ada

Website Dewan Perwakilan Anak Kota Malang

"Because We Care of the Child"

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

ISA Study Abroad Student Blog

The World Awaits...Discover It.

MP3.com

Free music downloads, radio, lyrics, songs, and playlists

Hadiansyah Aktsar Official Site

More than just a blog : a pen, diary and imagination ~

%d bloggers like this: