One great day : Regenerasi DPA Malang



Well , hari ini , adalah salah satu hari yang paling bersejarah buat aku , juga buat Dewan Perwakilan Anak ( DPA ) Kota Malang .
Tak terasa , waktu telah berjalan lebih dari 2 tahun . Ketika aku ama mbak Rossy melangkah untuk membentuk sebuah organisasi ini . Ketika waktu itu aku masih berseragam celana pendek, cuman modal semangat dan rasa ingin tahu tentang hak anak , cuman karena aku menang Lomba Sosio Drama Anti Trafiking dan dikirim buat Acara Konsultasi Anak Jatim di Surabaya .

Detik demi detik tlah berlalu, menit, jam, hari, bulan dan tahun . Kini DPA Malang telah sampai di titik yang cukup membanggakan . Meski eksistensi kami gak ada apa-apanya bahkan di kandang kami sendiri (Baca : Kota Malang) . Kalo mau jujur, benernya siapa sih yang tahu apa itu DPA ? Gak banyak orang tahu .

Paling cuman para anggota DPA plus temen-temen and keluarganya . Paling cuman Para Petugas Perpustakaan Umum yang hampir tiap minggu ketempatan kami yang numpang rapat, paling cuman beberapa pejabat pemerintahan yang pernah bermitra dengan kami, paling cuman beberapa wartawan yang kebetulan mampir meliput acara kami, atau paling cuman temen-temen yang pernah gabung dan ikutan acara DPA .

DPA Malang, waktu itu, dengan bermodalkan semangat dan mimpi para pejuang (aktifis) dan orang-orang luar biasa yang aku kenal, (Mbak Rossy dari LPKP, Pak Agung dari BAPPEKO, Mas Tedja dari JKJT, Bu Tri dari Griya Baca dan sebagainya). 10 Januari 2008 adalah tanggal yang bersejarah buat kami semua . Waktu itu, aku bersama kurang lebih 30 perwakilan anak di Kota Malang dikasih materi tentang apa itu hak anak dan dipandu buat bikin suatu organisasi wadah partisipasi anak-anak di Kota Malang, yang kami sepakati bernama Dewan Perwakilan Anak dan terpilih aku sebagai ketuanya karena aku menang voting .

Sejak pertama jadi ketua, meski dengan beban terberat yang pernah aku tanggung selama hidupku, aku bersyukur banget pernah ditakdirkan buat mimpin organisasi ini selama dua tahun. Begitu banyak hal yang aku dapetin selama aku menjabat Ketua DPA . Manis, pahit, asem, perih, hambar, bahkan asin yang paling menyakitkan, atau manis yang paling termanis . Aku mulai tahu gimana harus bersikap di sebuah forum orang dewasa, gimana musti ngomong resmi dan bergaya formal di depan walikota, dan yang paling penting, aku jadi tahu gimana harus memakanai hidup diantara keterbatasan dan kekurangan yang kita miliki .

Dengan DPA, aku belajar gimana harus mengerti orang lain, gimana harus menghargai pendapat dan komitmen orang laen, gimana harus berbagi dengan temen-temen yang kurang beruntung, atau gimana harus bersikap bersama temen-temen yang paling beruntung sekalipun. Aku belajar banyak gimana harus mengemban tugas yang berat, gimana musti memegang amanah, atau gimana musti menepati janji atau bahkan ditunggu orang kayak pejabat. Aku juga belajar gimana kita harus sabar dalam menghadapi cobaan, tegar dalam menghadapi gujatan atau tegas dalam menghadapi cemoohan.

Yang pasti, dua tahun bersama DPA, bertemu dengan temen-temen dan orang-orang luar biasa yang pernah aku kenal, adalah sebuah anugerah yang paling indah buat hidup aku. Bersama DPA, aku bisa mengerti apa makna kebersamaan, keluarga, cinta dan toleransi . Belajar untuk mengerti, menghargai dan segalanya . Makasih banyak buat semuanya yang tlah berikan pelajaran berharga buat hidup aku .

Dan siang ini, setelah aku membacakan Laporan Pertanggungjawaban DPA Malang Periode 2008-2010, setelah diadakan seleksi pemilihan Ketua DPA yang baru, dan setelah Lely terpilih jadi Ketua DPA Periode 2010-2012, ketika Mbak Rossy melepaskan Pin DPA dari dadaku dan memindahkannya di dada lely , “I’m Speechless!” . Yeah .

AKu gak bisa berkata-kata. Bahkan Mbak rossy,, terlalu banyak yang ingin kami sampaikan. Hanya mata yang berkaca-kacalah yang bisa menjawab semuanya ..

Ya . Aku terharu .

Alhamdulilah, mulai detik ini, aku udah gak jadi Ketua DPA Malang lagi …

Makasih mbak Rossy, makasih DPA, Makasih semuanya …

Semoga apa yang telah kita bina selama ini bisa memberikan sesuatu untuk negeri ini ..

Selamat buat Lalily Munziah, Ketua baru DPA Malang yang akan membawa bahtera organisasi dua tahun kedepan ..

Good Luck and keep in touch for our togetherness .. !

About Hadiansyah

Seorang anak manusia yang terlahir di bumi arema. Menyukai banyak hal, tantangan dan pecinta kereta api. Kiprahnya di dunia anak-bertekad memperjuangkan hak dan eksistensi anak-tak luput dari teater yang bisa membesarkan namanya. Suka berpetualang-tentunya naik kereta api-membuat bocah berhobi traveling ini bisa membuka mata dan menikmati indahnya dunia. Aktif di dunia jurnalis, sosial dan organisasi lainnya. Kelak ia ingin menjadi insan yang berguna bagi bangsa dan dunia...

Posted on January 24, 2010, in My Life. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Putu Wijaya

Bertolak Dari Yang Ada

Website Dewan Perwakilan Anak Kota Malang

"Because We Care of the Child"

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

ISA Study Abroad Student Blog

The World Awaits...Discover It.

MP3.com

Free music downloads, radio, lyrics, songs, and playlists

Hadiansyah Aktsar Official Site

More than just a blog : a pen, diary and imagination ~

%d bloggers like this: