Sekolah di Indonesia vs Sekolah di Amerika


Well, aku sangat tergoda buat nulis tentang pendidikan di Indonesia di compare ama sistem pendidikan di Amerika. Kebetulan aku baru seminggu sekolah di Fort Wayne, Indiana. (Dan.. yah, ngelakuin semacam observasi plus pengamatan ngebandingin apa yang istimewa disini). Walaupun aku belom keliling ke sekolah-sekolah laen di Amerika, tapi paling gak aku yakin sekolahku udah bisa jadi representative yang tepat buat sistem pendidikan di Amerika.

Nah, kenapa aku nulis ini? Karena aku peduli. Atau lebih ke arah miris. Kecewa. Aku masih inget materi dari pak (lupa namanya), beliau dari Dinas Pendidikan Propinsi Jatim yang sempet maen tebak-tebakan.

“Tahukah kalian,berapa total jam belajar mengajar selama setahun di Singapore?”

“900 jam”

Kalo Malaysia?

“1200 jam”

Kalo Indonesia?

“1400 jam!”

Tapi hasilnya?

Jauh lebih bagus Singapore, yang cuman 900 jam setahun.

Dan aku yakin di Amerika total jam belajar mengajarnya gak lebih dari 900 jam. Apalagi mereka punya banyak long holiday. Tapi sekali lagi, kuantitas bukan segalanya. ย Yang penting adalah : KUALITAS.

Nah, di Indonesia aku sekolah masuk jam 6.45, pulangnya 15.15. Dan hari Sabtu, kita masuk sekolah! Di sini, aku tiap hari masuk jam 7.50, pulang 14.55. And we have long weekend on saturday and sunday !

Sekarang, hal apa yang paling bikin aku gerah ngebandingin sekolah di Amerika ama di Indonesia ?

1. Fasilitas

Yup. Fasilitas. Sarana prasarana. Di sini, semuanya lengkap. Nyaman. Kebetulan sekolahku gede banget. Ruang kelasnya pasti dilengkapin ama white board, LCD, komputer buat guru, dan buat kelas Mat, white boardnya canggih. Ada marker warna-warni, angka-angka di papan tulis bisa dipindah dengan sentuhan tangan. Perpustakaan gede banget, buku-buku lengkap. Tiap pelajaran pokoknya punya fasilitas dan alat-alat yang lengkap. Bahkan ada juga gym (buat pelajaran PE), ruangan khusus buat pelajaran teater (ada lighting). Lapangan olahraga? Lengkap. Pokoknya semuanya ada. Waktu aku ngeliat foto sekolahku di Indonesia, aku tiba-tiba jadi agak miris kalo ngebandingin ama sekolahku disini.

Aku jadi inget film Laskar Pelangi. Pendidikan di Indonesia masih JAUH dari kata LAYAK. Aku yakin, sekolah-sekolah lain di pedalaman, di desa-desa, di luar jawa. Mereka jauh lebih parah dan kekurangan fasilitas. Padahal, sekolah adalah tempat buat mencerdaskan anak-anak bangsa. Gimana mereka bisa belajar nyaman kalo sekolahnya jelek, atapnya bocor pas hujan deres?

2. Guru

Hmm.. Well, aku melihat bahwa kualitas guru-guru Indonesia masih kurang. Pola mengajar mereka, pendidikan mereka, cara mereka mengajar. Padahal guru adalah elemen terpenting di dunia pendidikan. Kalo gurunya pintar, berkualitas, murid-muridnya pasti juga seneng, nyaman belajar, jadi pinter juga. So far, aku ngelihat guru-guru di sekolahku kebanyakan berpendidikan S2 (Moga-moga di Indonesia makin banyak guru yang juga S2, bahkan S3).

3. Pelajaran

Nah, ini juga penting. Pelajaran pasti terkait ama kurikulum. Dan yang bikin kurikulum adalah orang-orang berkuasa di Kementrian Pendidikan Nasional. Di Indonesia, aku harus belajar 15 mata pelajaran dalam seminggu dengan berbagai macam tugas dan materi. Di sini, kita bebas ngambil pelajaran apa sesuai grade dan cuman 6 pelajaran! Dan itu pasti bikin kita fokus ama masing-masing pelajaran, bisa mendalami materi dengan baik, mudeng beneran dan tanpa paksaan buat belajar, karena kita pilih pelajaran yang kita pengen. And i love it!

4. Murid

Nah, kalo yang ini jelas beda. Soalnya menyangkut budaya. Di Amerika, gak ada peraturan khusus buat mengatur penampilan para siswa. Anak-anak disini keren-keren (atau lebih ke serem kali yaa) . Ada yang gothic, emo, punk (tapi jarang sih), tapi kebanyakan yang biasa-biasa aja. Gak akan ada tatib yang bakal motong rambut cowok yang gondrong, atau razia sepatu selain hitam (disini, sekolah pake sandal jepit aja gak ada yang peduli), atau razia rok buat anak cewek yang panjangnya gak dibawah lutut. Disini, tatib bekerja di ketepatan waktu (gak ada yang namanya telat masuk kelas), dan juga gak boleh ada anak keliaran di luar kelas selama jam pelajaran. Jadwalnya ketat banget.

Oya, satu hal lagi soal murid. Disini muridnya aktif-aktif. Mereka selalu tanya kalo gak tahu. Guru bukan sosok yang ditakuti, bahkan guru disini kayak temen belajar. Mereka welcome banget, selalu bantu kita dan ngajari kita apa aja yang kita gak tahu.

Nah, so far itu aja yang berhasil aku amati selama seminggu di sini. Bisa jadi, ada beberapa hal yang salah atau berubah. Tapi yang pasti, satu hal yang aku pengen disini adalah, aku gak pengen Indonesia tertinggal. Emang sih, Indonesia merdeka Tahun 1945, sedangkan Amerika 1776. Tiga abad bedanya. Tapi di Amerika, hampir 95% penduduknya mengenyam pendidikan sampe SMA. Dan mereka pasti kuliah. Dan berpendidikan. Dan bekerja. Dan menikah. Dan punya anak. Dan hidup sejahtera.

Kalo di Indonesia? Udah sekolah cuma sampe SMP, habis itu kawin, punya anak, gak punya kerja, gak hidup sejahtera, jadinya banyak orang miskin. Ya.. emang sih, Indonesia masih negara berkembang. Tapi paling gak, satu hal yang aku pengen adalah, semua anak Indonesia harus mengenyam pendidikan. Sekolah-sekolah di desa, pedalaman, harus diberdayakan. Kualitas guru harus ditingkatkan. Moga-moga dengan cara itu kemiskinan di negeriku tercinta bisa menurun. Paling gak, kalo anak-anaknya berpendidikan, mereka bisa kerja, atau bisa jadi pemimpin yang berkualitas, negara kan jadi makmur, tentram. Siapa coba yang gak pengen hidup makmur dan sejahtera?

About Hadiansyah

Seorang anak manusia yang terlahir di bumi arema. Menyukai banyak hal, tantangan dan pecinta kereta api. Kiprahnya di dunia anak-bertekad memperjuangkan hak dan eksistensi anak-tak luput dari teater yang bisa membesarkan namanya. Suka berpetualang-tentunya naik kereta api-membuat bocah berhobi traveling ini bisa membuka mata dan menikmati indahnya dunia. Aktif di dunia jurnalis, sosial dan organisasi lainnya. Kelak ia ingin menjadi insan yang berguna bagi bangsa dan dunia...

Posted on August 23, 2010, in My Life. Bookmark the permalink. 7 Comments.

  1. hakim chrisnawaty

    saya suka dengan ceritamu. tolong informasi biaya sekolah di sana.

    • Well, mostly untuk highschool di America gak perlu bayar karena tax di masing2 State dipake utk bayar skolah. Jadi cuma perlu bayar buat lunch and some states will require to buy for books. Tapi di State aq buku ga perlu bayar.

  2. wahh….

    amazing…..

    kalo temen* baca ni sit… kira* mereka lebih milih skolah dmna ya???

    tx for ur information…:)

  3. tx for ur information……

    klo ak lbh mlh skull dsana lah…

  4. tolong jelasin lg dong sistem mereka memilih mata pelajaran itu…..

    • well, di American Highschool ada 4 tingkat kelas. 9 (freshmen),10 (sophomore),11 (junior),12 (senior). gw ga terlalu paham gmn aturan pilih pelajarannya, yg pasti buat Math, English, ama PE itu wajib. itupun bisa milih jenis apa yg disuka, misal kalo Mat ambil Geometry ato Algebra, kalo English ada yg sastra ato speech ato newspaper (journalist). Untuk Science (Biology,Physic,Chemistry,Engineering) dan Social Study (US History,World History,US Government,Sociology,Geography,Psychology) ada be2rpa yg wajib,tp tetep bs milih yg disuka atau sesuai kemampuan. utk Credit honor, ada Art (bisa Choir,Music,Band/musisi,Theater,3D/2D Arts,Photography). ada juga World Language (Spanish,French,Japanese).ada juga Cooking Class(Tata boga) n Textiles(Cloth Designer), dan masih bnyk lagi..

  1. Pingback: 2010 in review « Hadiansyah Aktsar's Website

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Putu Wijaya

Bertolak Dari Yang Ada

Website Dewan Perwakilan Anak Kota Malang

"Because We Care of the Child"

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

ISA Study Abroad Student Blog

The World Awaits...Discover It.

MP3.com

Free music downloads, radio, lyrics, songs, and playlists

Hadiansyah Aktsar Official Site

More than just a blog : a pen, diary and imagination ~

%d bloggers like this: