Idul Fitri di Bahrain: Takbir diantara Hamparan Gurun Pasir


“Allaaaahuakbar… Allaaaahuakbar… Allaaaahuakbar. Laaailaaahailallaaaahuallaaahuakbar. Allaaahuakbar, walillaaahilham..”

Sayup-sayup terdengar suara takbir di penjuru Negeri di Teluk Persia itu. Sang Surya baru saja terbit, belum sampai setinggi tiang bendera. Tapi suhu udara sudah melewati angka jauh diatas 30 derajat celcius. Hari ini aku libur. Syukurlah. Dengan berbusana thawb khas Arab yang beberapa minggu lalu aku beli di LuLu Hypermarket, aku mantapkan kaki berjalan diantara teriknya Matahari pagi itu.

Ini bukan kali pertama aku Lebaran Idul Fitri jauh dari kampung halaman, bukan cuma beratus-ratus kilo jaraknya dari rumah – tapi ribuan kilometer. Kalau dulu di Summer 2010 aku merasakan Idul Fitri sebagai kaum muslim minoritas di Amerika Serikat (lihat: Eid Al-Fitr in America) kini, di Kingdom of Bahrain ini aku merasakan sesuatu yang berbeda. Meskipun Islam adalah agama mayoritas disini (Islam Sunni dan Islam Syiah masih seringkali bersitegang karena background sejarah politik di masa lampau), tapi entah mengapa gegap gempita kebagahagiaan datangnya hari kemenangan tidak terasa semeriah dan sebahagia di Indonesia. I mean it. Bahkan tadi malam-pun, tak banyak terdengar takbir yang memecah kesunyian malam. Gak ada juga sih, segerombolan anak-anak berpeci yang sambil keliling kampung mengucap takbir sambil memukul-mukul rebana. Di beberapa shopping mall dan jalanan-jalanan protokol juga gak dihias dengan suasana-suasana lebaran kayak yang ada di Indonesia. Gak ada iklan-iklan di TV yang heboh dan niat ikut menyemarakkan datangnya hari kemenangan. Semua terkesan biasa aja. Mungkin bener kata orang, kalo di Arab, Idul Adha itu katanya lebih meriah daripada Idul Fitri.

Aku sholat Ied di Masjid Saar, yang gak jauh dari flat/apartemen. Berbagai orang dari bermacam-macam warna kulit dan bau badan yang aneh-aneh semuanya dengan khidmat bersujud di lantai mengucap syukur kehadirat Allah SWT karena kami masih diberi kesempatan untuk hidup mulai dari nol lagi. Bersih. Fitri, bak bayi yang baru lahir.

Bahrain, yang 60% penduduknya adalah imigran atau expatriat memang sangat diverse. Mulai dari bule-bule British yang kerja di korporat, NGO dsb sampe orang-orang Korea yang biasanya kerja di perusahaan minyak atau IT. Mulai dari TKW Indonesia yang bekerja jadi pembantu, sampe tenaga kerja Nepal, Filipina, India, Bangladesh yang biasa kerja di kafe, supermarket ataupun teknisi, sopir dan bahkan buruh-buruh kasar.

 

Aku merasa bersyukur terdampar di tempat ini. Sebuah Negeri yang bahkan namanya aja baru aku dengar seminggu sebelum keberangkatanku kesini. 😀 King Fahd Causeway – jembatan di atas laut yang menghubungkan Saudi Arabia dan Bahrain yang sebelumnya cuma aku baca di Novel ‘1001 Malam’nya Valiant Budi ternyata malah jadi bagian hidupku selama beberapa bulan kedepan. What a life! You’ll never know what lies ahead!

Semoga aku nanti masih rajin menulis hal-hal aneh dan unik yang kutemui di Negeri ini. Perjalananku masih panjang. Aku tahu aku masih jauh dari mimpiku. But here I am, I will make the most of it to be memorable and meaningful.

Selamat Idul Fitri 1434 Hijriah. Taqoballahumina wa minkum, Taqabbal ya kariim. Mohon Maaf Lahir Batin!

Budaiya, 8 Agustus 2013

Posted on August 8, 2013, in My Life and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Putu Wijaya

Bertolak Dari Yang Ada

Website Dewan Perwakilan Anak Kota Malang

"Because We Care of the Child"

What an Amazing World!

Seeing, feeling and exploring places and cultures of the world

ISA Study Abroad Student Blog

Your Discovery. Our People . . . The World Awaits

MP3.com

Retro music quizzes and playlists from the '80s, '90s and '00s.

Hadiansyah Aktsar Official Site

More than just a blog : a pen, diary and imagination ~

%d bloggers like this: